Terdapat berbagai pendekatan, metode dan corak kecenderungan dalam tafsir al-Qur'an. Istilah-istilah tersebut sering digunakan secara bergantian, tumpang-tindih, serta tidak digunakan secara mapan. Sebagian ulama menyebut metode penafsiran ada dua, yakni metode penafsiran dengan riwayat serta dengan ra'yu. Ada sebagian penulis menyebut
tafsir di antaranya adalah metode ijmali, tahlili, muqarran dan tematik. Begitu juga dengan corak tafsir yang bermacam-macam, seperti corak adabi ijtima'i, fiqh, filsafat. Dalam menafsirkan al-Qur‟an, sering sekali terjadi perbedaan pemahaman para mufasir dalam menafsirkan dan memaknai ayat al-Qur‟an maupun isi al-
Read online. This article examines the patterns of M. Quraish Shihab's interpretation in his work Tafsir Al-Misbah. From the beginning it appears that Tafsir al-Misbah uses multidipliner approach in assessing and interpreting the Koran.B. Metode, Corak, Jenis dan Pendekatan Tafsir al-Misbah 1. Metode Tafsir Al-Misbah Dalam Tafsir al-Misbah, Muhammad Quraish Shihab menggunakan metode tahlili.7 Sebuah bentuk karya tafsir yang berusaha mengungkap kandungan al-Qur'an dari berbagai aspeknya. Dari segi teknis tafsir disusunFree PDF. Jika dtinjau dari metode penafsirannya, ketiga tafsir ini menggunakan metode yang sama yaitu metode tahlili sesuai mushaf utsmani dan menggunakan metode tafsir bi al-Iqtirân sebagai sumber penafsirannya, yakni perpaduan antara tafsir bi al-Ma'tsur.Adapun corak dari Tafsir Al Misbah adalah adabi ijtima'i, yaitu corak penafsiran yang menjelaskan ayat-ayat Alquran secara teliti. Kemudian menyusun makna-makna yang dimaksud Alquran dengan bahasa yang lugas dan menarik.
Mujahid, Anwar, Konsep Kekuasaan dalam Tafsir al-Misbah Karya M. Quraish Shihab dan Relevansinya dengan Tranformasi Masyarakat Indonesia di era Global. tesis tidak diterbitkan, Yogyakarta: Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, 2011.